6 Fakta Kasus Cameron Herrin, Dipenjara 24 Tahun di Umur 21 - Hits ZIGI.ID
Logo
Cameron Herrin
hits
Cameron Herrin
Photo: wfla.com
Cameron Herrin

ZIGI – Viral di TikTok kasus pemuda tampan berumur 21 tahun bernama Cameon Herrin asal Amerika Serikat. Pasalnya, baru-baru ini ia dijatuhi hukuman 24 tahun penjara akibat balap liar yang dilakukannya.

Balap liar yang dilakukan Cameron Herrin tentu bukan sekadar balapan biasa. Dalam balapan itu, Herrin menabrak seorang ibu muda bernama Jessica Reisinger-Raubenolt dan putrinya, Lillia saat sedang berjalan di Bayshore Boulevard pada tahun 2018.

Lalu siapa sesungguhnya Cameron Herrin yang mengguncang dunia akibat kenakalan mengerikan yang dilakukannya itu? Berikut Zigi.id rangkum sejumlah fakta-fakta menariknya. Simak sampai bawah ya.

Berasal dari Florida Amerika, Serikat


Source: wtsp

Melansir dari laman TV Guide Time, Selasa, 6 Juli 2021, Cameron Herrin berasal dari Florida, Amerika Serikat di mana saat ini, usianya baru 21 tahun. Terkait agama Cameron, sejauh ini belum ada bukti yang kuat untuk membuktikan kepercayaan apa yang ia anut.

Cameron Herrin merupakan anak dari pasangan Cheryl Herrin (ibu) dan Chris Herrin (ayah). Ibunya bekerja sebagai seorang Wakil Presiden Asuransi Pertanian Negara, sedangkan ayahnya adalah seorang videografer.

Dihukum 24 Tahun Penjara


Source: ABC Action News

Hari Kamis, 1 Juni 2021, Cameron Herrin dijatuhi hukuman  24 tahun penjara oleh Hakim Sirkuit Hillsborough Christopher Nash. Hukuman yang membuatnya akan bebas tahun 2043 itu dinilai setimpal dengan kejahatan mengerikan yang dilakukannya tahun 2018 silam.

Ketika kejadian, Herrin baru berusia 18 tahun melakukan balap jalanan yang menewaskan seorang ibu berusia Jessica Reisinger-Raubenolt  (24 tahun) dan putrinya Lillia (1 tahun). Herrin kemudian mengaku bersalah pada bulan Desember atas pelanggaran hukum yang dilakukannya.

Hukuman yang diterma Herrin setelah pihak pengadilan menerima kesaksian dari para saksi, termasuk anggota keluarga Herrin, teman-teman, mantan hakim pengadilan wilayah, dan seorang psikiater forensik.

Kecepatan yang Gila

image
Photo : wfla.com

Saat kejadian menyedihkan itu, Herrin mengendarai mobil Mustang yang ia dapatkan untuk kelulusan sekolah menengahnya. Namun, ia nekat memacu mobilnya dengan kecepatan yang luar biasa hingga berakibat fatal. 

Pihak penyelidik dalam persidangan membuktikan bahwa Mustang Herrin melaju hingga 100 mph (160 kph) beberapa menit sebelum kecelakaan. Setelah itu, kecepatan melambat menjadi 30 dan 40 mph (48 dan 64 kph).

Pengemudi Lain yang Terlibat


Source: Tampa Bay Times

Cameron Herrin tidak sendirian. Dia dituduh bersama saudaranya Tristan (20) dan seorang lagi bernama John Barrineau (17). Baik Herrin, Tristan Herrin dan John Barrieneau adalah sama-sama alumni SMA Katolik Tampa.

John Barrieneau kemudian mengaku bersalah atas perannya. Oleh majelis hakim ia dijatuhi hukuman enam tahun penjara jauh lebih ringan dari Herrin. Ketika peristiwa nahas itu terjadi, Barrineau baru berusia 17 tahun.

Akibat tabrakan tersebut, muncul gelombang protes dari masyarakat dan menyebabkan perubahan di jalan Bayshore Boulevard. Perubahan tersebut termasuk penambahan jumlah lampu lalu lintas dan pengurangan batas kecepatan.

Dapat Pembelaan

image
Photo : Instagram/@cameron.herrin.supporter

Karena umurnya yang masih muda saat kejadian, Cameron Herrin mendapat dukungan dari pengacaranya agar hakim mempertimbangkan usia kliennya. Selain itu, pengacara Herrin juga berharap majelis hakim memanggil saksi lain untuk berbicara tentang karakter Herrin.

Selain pengacaranya, ibu Cameron Herrin juga meminta keringanan kepada majelis hakim agar putranya mendapat pelajaran yang setimpal.

“Tiga tahun terakhir adalah hal tersulit yang pernah saya lalui dan hal tersulit yang pernah dialami keluarga kami. Kami sangat menyesal dan sangat menyesal atas apa yang terjadi,” kata Cheryl Herrin, ibu Cameron Herrin.

“Kami menyampaikan simpati terdalam kami kepada kedua keluarga. Kami harap Anda dapat menemukan ruang di hati Anda untuk memaafkannya,” sambungnya.

Keluarga Korban Tak Terima

image
Photo : Instagram/@cameron.herrin.supporter

Masalah serius yang menjegal Cameron Herrin membuat pihak keluarga korban menuntut hukuman seberat-beratnya. Herrin dinilai telah melakukan kejahatan besar hingga menyebabkan dua nyawa tidak berdosa melayang.

“Saya pikir Anda telah menunjukkan kurangnya akuntabilitas. Saya pikir Anda tidak menunjukkan penyesalan sama sekali. Hukuman maksimum sesuai untuk kejahatan yang mengerikan dan kematian dua gadis cantik yang tidak bersalah," kata David Raubenol, suami korban dan ayah anak itu dikutip dari WFLA.

Hal senada juga diungkapkan ibu Reisinger-Raubenolt, Pamela Reisinger, yang menuntut Herrin mendapat hukuman seadil-adilnya agar menjadi pelajaran.

“Tidak ada pelajaran yang bisa dipetik jika tidak ada hukuman yang adil,” kata Pamela Reisinger.

Meski begitu, hingga kini kasus Cameron Herrin masih menjadi perdebatan di media sosial. Pendukungnya menyayangkan keputusan pengadilan yang membiarkan Cameron Herrin melalui masa mudanya di penjara selama 24 tahun dan akan bebas di umur 45 tahun. Bagaimana menurutmu?

  • Editor: Hadi Mulyono
Recommended

Profil dan Biodata Cameron Herrin, Keluarga, Agama Hingga Kasus

  • 06 Juli 2021, 10:02 WIB
Biodata dan agama Cameron Herrin, berasal dari keluarga kaya. Dipenjara 24 tahun di umur 21 tahun karena menabrak ibu dan anak.

Canti Tachril Melahirkan Anak Pertama, Adipati Dolken Ungkap Namanya

  • 08 Desember 2022, 10:18 WIB
Adipati Dolken umumkan kelahiran anak pertamanya dengan Canti Tachril pada Kamis, 8 Desember 2022, berjenis kelamin perempuan.

Rumor Kris Wu akan Dikebiri Kimiawi Usai Divonis 13 Tahun Penjara

  • 08 Desember 2022, 10:07 WIB
Kris Wu dirumorkan akan jalani kebiri kimiawi jika dikembalikan ke Kanada usai menjalani hukuman 13 tahun penjara.

Bocoran Gelaran DWP 2022, Ada Lebih dari 40 DJ hingga Tari Tradisional

  • 08 Desember 2022, 09:48 WIB
Ismaya Live bocorkan soal gelaran DWP 2022 (Djakarta Warehouse Project) yang akan diselenggarakan pada 9-11 Desember 2022.

4 Fakta Ayah Marsha Aruan Meninggal Dunia karena Serangan Jantung

  • 08 Desember 2022, 09:11 WIB
Ayah Marsha Aruan meninggal dunia pada Rabu, 7 Desember 2022 di Rumah Sakit Suyoto, Jakarta Selatan karena serangan jantung.

Sahabat Ungkap Respons Rizky Billar Ditantang Jefri Nichol Adu Tinju

  • 08 Desember 2022, 08:53 WIB
Putra Siregar ungkap Rizky Billar curhat soal tantangan adu tinju dari Jefri Nichol beberapa waktu lalu.
The Latest
Adipati Dolken dan Canti Tachril

Canti Tachril Melahirkan Anak Pertama, Adipati Dolken Ungkap Namanya

  • 08 Desember 2022, 10:18 WIB
Kris Wu

Rumor Kris Wu akan Dikebiri Kimiawi Usai Divonis 13 Tahun Penjara

  • 08 Desember 2022, 10:07 WIB
Keluarga Marsha Aruan

4 Fakta Ayah Marsha Aruan Meninggal Dunia karena Serangan Jantung

  • 08 Desember 2022, 09:11 WIB
Jefri Nichol tantang tinju Rizky Billar

Sahabat Ungkap Respons Rizky Billar Ditantang Jefri Nichol Adu Tinju

  • 08 Desember 2022, 08:53 WIB
Fandy Christian

Profil dan Biodata Fandy Christian: Agama, Istri, Umur, Sinetron, IG

  • 08 Desember 2022, 08:00 WIB
INDEKS